<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6996">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI COPING DAN POLA ASUH DALAM KELUARGA YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Stella Lady Prang</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">TESIS SAINS</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan strategi coping yang digunakan serta pola asuh ang berlangsung dalam keluarga yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif jenis studi kasus. Sedangkan subjek penelitian ini adalah dua informan yang berstatus sebagai istri yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Yang pertama berdomisili di Grogol dan kedua di Jatiasih. Proses pengambilan data dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumen.&#13;
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa setiap keluarga memimpikan dapat membangun keluarga harmonis, bahagia dan saling mencintai, namun pada kenyataannya keluarga subjek merasa tidak nyaman, tertekan dan sedih karena terjadi kekerasan dalam keluarga, baik kekerasan yang bersifat fisik, psikologis, seksual, emosional, maupun penelantaran. Informan pertama mengambil tindakan pergi meninggalkan rumah karena sering dipukuli dan dikhianati oleh suami, tapi kembali untuk bersatu demi anak-anak. Informan kedua awalnya menginginkan bercerai dari suaminya, yang melatarbelakangi keputusan tersebut adalah, suami jarang pulang kerumah sehingga subjek merasa tidak dinafkahi lahir batin lagi dengan banyaknya pertimbangan pertimbangan akhirnya istri tetap bertahan demi keutuhan rumah tangga dan anak-anak. &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : &#13;
Kekerasan Dalam Rumah tangga (KDRT), Strategi Coping, Pola asuh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS SAINS</topic>
 </subject>
 <classification>TESIS 15</classification>
 <identifier type="isbn">1365290011</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA Y.A.I Jalan Diponegoro Nomor 74, Jakarta Pusat</physicalLocation>
  <shelfLocator>T PDK 65 SAINS 2015</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">T PDK 65 SAINS 2015</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6996</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-12 15:34:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-02 10:44:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>