<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7322">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KONSELING DIREKTIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA UNDERACHIEVER YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gita Suci Hilmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Tesis Profesi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
A adalah seorang siswa underachiever yang memiliki motivasi belajar rendah ditandai dengan perilaku penerimaan diri dan konsep diri negatif, adanya rasa malas belajar dan mengerjakan PR, kurangnya minat untuk membaca buku-buku pelajaran, disiplin belajar rendah, sering melalaikan tugasnya dan senang menunda-nunda waktu belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konseling direktif dapat digunakan untuk meningkatkan  motovasi belajar pada siswa underachiever  yang tinggal di Panti Asuhan dan memperoleh hasil dari penerapan konseling direktif dalam membantu meningkatkan motivasi belajar pada siswa underachiever yang tinggal di Panti Asuhan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah single case design dan penelitian ini juga menggunakan “ABA design”. CP menggunakan observasi, wawancara dan tes psikologi diantaranya adalah WISC, Grafis dan intervensi konseling direktif. Konseling direktif dapat diberikan kepada siswa underachiever yang memiliki motivasi belajar rendah, khususnya yang tinggal di panti asuhan. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan perilaku belajar ke arah yang positif, dimana mean motivasi belajar rendah pada siswa underachiever mengalami peningkatan dengan tahap intervensi, yaitu 90,22% dan menunjukkan peningkatan dari mean motivasi belajar rendah pada siswa underachiever pada baseline (A1). Hal ini menunjukkan bahwa konseling direktif cukup efektif dalam mengatasi motivasi belajar rendah pada siswa underachiever selama mengikuti kegiatan belajar di panti.&#13;
Kata kunci: underachiever, konseling direktif, anak&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS PROFESI</topic>
 </subject>
 <classification>TESIS PROFESI 15</classification>
 <identifier type="isbn">1067290060</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA Y.A.I Jalan Diponegoro Nomor 74, Jakarta Pusat</physicalLocation>
  <shelfLocator>T PDK 46 PROFESI 2015</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">T PDK 46 PROFESI 201</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7322</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-02 14:26:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-02 14:57:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>