<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7356">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN HIPNOTERAPI TRANSPERSONAL DALAM MENGATASI GANGGUAN KONVERSI VISUAL DI PUSKESMAS KECAMATAN KEMAYORAN - JAKARTA PUSAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agnes Irawati Khoter</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Tesis Profesi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Gangguan konversi (histeria) adalah suatu kondisi yang memanifestasikan gejala neurologis mendadak yang tidak dapat dijelaskan oleh pemeriksaan fisik atau temuan neurologis, sering terjadi secara langsung setelah peristiwa stres dan tidak pura-pura atau sengaja dibuat, tetapi untuk mewakili &quot;konversi&quot; (pengalihan) dari tekanan emosional yang mendasari menjadi gejala fisik. Gangguan konversi visual adalah gangguan konversi dengan gejala khusus sensorik yaitu gangguan penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran klinis gangguan konversi visual dan mengetahui hasil penerapan hipnoterapi transpersonal dalam mengatasi gangguan konversi visual. Subyek dalam penelitian ini adalah seorang gadis berusia 19 tahun yang sejak berusia 16 tahun secara mendadak mengalami gangguan penglihatan pada mata kirinya dan tidak ditemukan adanya kelainan atau penyakit pada organ visualnya walaupun telah dilakukan pemeriksaan medis berulang kali. Data didapat melalui pemeriksaan psikologis dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan alat tes psikologi. Menggunakan metode single case design (disain satu kasus) dengan elemen disain A-B-A, peneliti menerapkan hipnoterapi  transpersonal yang disesuaikan dengan kondisi subyek. Hasilnya sangat baik dimana mata kiri subyek sudah mampu melihat dengan lebih jelas sehingga subyek tidak lagi merasa cemas dalam berhadapan dengan orang baru maupun hal-hal baru seperti materi ajaran baru. Subyek juga menjadi lebih percaya diri. Selain kesaksian yang diberikan oleh subyek, hasil ini juga didukung oleh pernyataan Kepala Puskesmas Kecamatan Kemayoran yang merujuk subyek kepada Calon Psikolog.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Gangguan Konversi Visual, Histeria, Hipnoterapi Transpersonal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS PROFESI</topic>
 </subject>
 <classification>TESIS PROFESI 15</classification>
 <identifier type="isbn">967290066</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA Y.A.I Jalan Diponegoro Nomor 74, Jakarta Pusat</physicalLocation>
  <shelfLocator>T KLS 83 PROFESI 2015</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">T KLS 83 PROFESI 201</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7356</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-02 14:26:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-02 13:33:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>