<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7373">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAOHY (REBT) UNTUK MENANGGULANGI GANGGUAN KECEMASAN MENYELURUH PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) BUDHI DHARMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fina Rahmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Tesis Profesi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Dalam proses menua dapat terjadi beberapa perubahan yang menyangkut perkembangan biologis, psikologis, dan pengaruh kondisi lingkungan sosial. Lansia yang tidak siap dengan perubahan tersebut akan sangat berdampak pada perubahan psikologisnya. Nevid, Rathus dan Greene (2005:188) menyatakan bahwa tingkat kecemasan tetap lebih tinggi diantara lanjut usia penghuni rumah perawatan atau panti werda. Hidup jauh dengan keluarga atau sanak saudara tentunya dapat menimbulkan perasaan kesepian, karena tidak ada lagi orang-orang yang selama ini hidup bersama dan berbagi segala sesuatu. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran klinis gangguan kecemasan menyeluruh pada lansia di panti werdha, mendapatkan hasil penerapan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam upaya mengatasi gangguan kecemasan menyeluruh pada lansia. Menggunakan konsep teori (ABCDEF) dan teknik Rational Analysis, Reframing, Time Projection, Double Standard-Dispute, dan Exposure. Desain penelitian menggunakan menggunakan metode eksperimental single case design dengan desain A-B-A. Subyek adalah lansia yang tinggal di panti werdha dan memiliki simtom gangguan kecemasan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan, pre-test 33 (kecemasan sedang) dan post-test 13 (kecemasan ringan) dari skala kecemasan Beck Anxiety Inventory (BAI), dan membuktikan adanya prognosis positif.&#13;
&#13;
Kata Kunci : gangguan kecemasan menyeluruh, teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS PROFESI</topic>
 </subject>
 <classification>TESIS PROFESI 15</classification>
 <identifier type="isbn">1267290063</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA Y.A.I Jalan Diponegoro Nomor 74, Jakarta Pusat</physicalLocation>
  <shelfLocator>T KLS 100 PROFESI 2015</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">T KLS 100 PROFESI 20</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7373</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-06-02 14:26:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-02 14:18:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>